SUARAPANRITA|Sinjai- Pencuri semakin hari semakin meresahkan warga Sinjai,  dalam kurung waktu sebulan  beberapa rumah pedagang kebobolan, Senin, (06/11/2017).

Menurut Bustan salah seorang warga Dusun Jekka, Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai mengungkapkan bahwa Orang tuanya H. Hafsah pedagang hasil bumi, pernah kecurian pada tanggal 20 Oktober 2017 dan kehilangan Merica 3 karung pupuk, Uang 8 juta, Gula pasir 1 karung, Rokok 4 pak.

“Orang tua saya pernah kecurian pada tanggal 20 Oktober 2017 dan yang hilang itu Merica 3 karung pupuk, Uang 8 juta, Gula pasir 1 karung, Rokok 4 pak” Ungkap Bustan.

Selain H. Hafsah ada beberapa pedagang lain yang juga Merasakan hal yang sama pada tanggal (26/10/2017) diantaranya Jamaluddin alamat Dusun Lappacilama, Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan, kehilangan Kopi, Merica, Uang, dan Cengkeh, diperkirakan total kerugian mencapai 52 juta.

“Salah seorang rekan orang tua saya juga pernah kecurian atas nama Jamaluddin Dusun Lappacilama, Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan, yang  kehilangan Kopi, Merica, Uang, dan Cengkeh, diperkirakan total kerugian mencapai 52 juta”. Tuturnya.

Lanjut “Korban lainnya Senin, (06/11/2017) pada Pukul 01:00 Wita juga kecurian di Manimpahoi kecamatan Sinjai Tengah”.

Saat ditanya oleh awak media suarapanrita.com perihal laporannya ke polsek Sinjai Selatan Bustan salah satu anak korban mengungkapkan

“Kalau persoalan laporan ke polsek saya pernah melapor sehari setelah kejadian dan Polsek Sinjai Selatan pernah mengadakan Olah Tempat Kejadian Perkara (Olah TKP), Namun sampai sekarang belum ada konfirmasi dari Polsek”, Tegasnya.

Takdir/Redaksi

Advertisements