FB_IMG_1515309313440
Ketua AMAN Sinjai (Wahyullah) sedang melakukan kajian Eksistensi Masyarakat Adat 2017 yang lalu, Bersama Dengan Budayawan Sinjai (Muhannis) Dalam Penyusunan Draft Naskah Akademik Rancangan PERDA Pengakuan dan perlindungan Hak Hak Masyarakat Adat Di Sinjai.

SUARAPANRITA-Sinjai.Menjelang pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sinjai tahun 2018. Berbagai upaya dan dukungan pun tertuai dalam beragam cara.

Namun lain halnya dengan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sinjai.

Sebagai Organisasi Massa (Ormas) yang beranggotakan Komunitas-Komunitas adat di Kabupaten Sinjai,

Mereka menyatakan Proses Pilkada bukan hanya sekedar euforia Politik, namun terlebih kepada penyerapan aspirasi di semua sektor, Mereka mengharapkan para calon Kepala Daerah Sinjai agar proses dan tahapan pilkada saat ini bisa dimanfaatkan untuk mengiventarisasi, melakukan kajian serta mengakomodir kepentingan masyarakat khususnya hak-hak masyarakat adat dan penyelesaian konflik kawasan hutan di Sinjai.
<a href="http://“>
Hal tersebut diungkapkan oleh Wahyullah, Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) AMAN Sinjai, mengharapkan, agar para calon Bupati Sinjai untuk memasukkan isu-isu yang mereka geluti sebagai salah satu program prioritas dan tertuang dalam visi misi.

“Sebagia bentuk sikap organisasi, saya selaku pimpinan organisasi menyampaikan harapan kami pada calon Bupati Sinjai agar kedepan dapat mengakomodir hak-hak masyarat adat dan isu penyelesaian konflik kawasan hutan di sinjai, hal tersebut kami harapkan masuk program prioritas dalam visi misi Calon” Tegasnya

Lanjut Wahyu, Aktivis agraria yang berlatar belakang ilmu Sosial Politik STISIP M Sinjai tersebut “sebab tahapan pilkada ini bukan hanya sekedar euforia politik, ini momen menyerap aspirasi, melakukan kajian disemua sektor, dan menjabarkannya dalam visi misi, supaya tidak hanya sebuah dokumen pelengkap, jadi arah pembangunan kedepan jelas sesuai apa potensi dan kebutuhan Sinjai“.

Sejauh ini awak media menanyakan terkait keberpihakan AMAN Sinjai kepada salah satu calon yang pantas, tapi menurutnya sejauh ini tidak ada keberpihakan.

“Sejauh ini kami tidak memiliki sikap untuk berpihak terkait siapa yang layak menurut kami, sejauh ini kami belum ke arah sana, jadi kalau ada yang mengatasnamakan AMAN Sinjai Mendukung ini dan itu, ohh itu ga’ benar, butuh Konsolidasi politik dulu di organisasi” tegasnya

Diketahui bersama Pilkada serentak tinggal menghitung bulan, yakni pada Juni 2018 mendatang.<a href="http://“>

Advertisements