Jajaran Polres Bone dalam hal ini pihak Polsek Kahu, mengamankan, Amri (23) pelaku penganiayaan terhadap Ardi bin Abd. Asis Buraerah, bocah berusia 8 tahun warga Dusun Kaluppang, Desa Megenrang, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini diakui oleh AIPD A. Mansur, SH, Kanit Reskrim Polsek Kahu saat ditemui media ini. Jum’at, (26/01/2018).
Menurut AIPDA A. Mansur, pelaku menyerahkan diri setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat (Agussalim Kepala Desa Magenrang). 

“Pelaku (Amri) datang tadi pagi menyerahkan diri dan sudah kita tahan. Besok sudah terbit surat penahanan” Jelasnya.

Lanjut disebutkan, pihaknya akan memeroses pelaku sesuai hukum yang berlaku. Di mana korban penganiayaan (Ardi) diakuinya masih merupakan anak di bawa umur. 

“Memang ini anak biasa rusak pintil motornya pelaku, tapi memukul dan menganiaya anak seperti ini sama halnya kita memukul orang gila karena masih labil. Meskipun keduanya berdamai, namanya proses hukum bisa tetap lanjut” Tuturnya.

sebelumnya diberitakan, penganiayaan tersebut terjadi di depan rumah Jahra (Nenek korban)  dua hari berturut-turut yakni, hari Selasa-Rabu, 23-24 Januari 2018. 

“Kejadiannya dua kali, Hari Selasa kita masih maklumi, namun kembali terjadi penganiayaan pada hari berikutnya (Rabu) itu yang parah di mana  beberapa bagian tubuh korban memar-memar dan di bagian telinga korban luka parah dan memar biru, begitupun lengan korban” Jelas Ani Jayanti Tante Korban, Kamis, (25/01/2018).

Tidak puas melakukan penganiayaan, pelaku kembali mengancam akan membunuh korban dan memutalasi korban. Hal ini bisa saja terjadi di mana pelaku sangat beringas menganiaya korban dua hari berturut-turut. 

“Kalau dia (Amri) temukan lagi Ardi (Bocah umur 8 tahun  korban penganiayaan) maumi napotong-potong beng” Sebut Ani Jayanti menirukan Ucapan Mariani Ibu Korban.

Tidak terima kejadian ini, Mariani (Ibu Kandung Korban) melaporkan kejadian tersebut ke Pihak Polres Bone dalam hal ini adalah Polsek Kahu dengan bukti surat tanda penerimaan laporan Nomor: STPL /07/1/Sek Kahu. 

“Kita sudah laporkan secara resmi ke pihak berwajib, tinggal tunggu hasilnya”, Bebernya.

Om korban, Muhammad Yusuf Buraerah, SH. (Saudara kandung dari Abdul Asis Buaraerah Ayah kandung korban) meminta pihak Polsek aparat memeroses kasus ini sesuai hukum yang berlaku. 

“Saya percayakan kasus ini kepada pihak yang berwajib untuk menyelesaikan secara hukum” Tegasnya.

Redaksi

Advertisements