SUARAPANRITA | Sinjai – Ajang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati telah dimulai ribuan spanduk terpasang dijalan raya dan lorong-lorong.

Visi misi bertebaran dimana-mana, simpatisan mulai muncul mengambil tempat untuk ikut berteriak-teriak tentang paslon yang didukungnya. 
Pakaian tani digantung di dinding rumah diganti kemeja mewah bermerek berbagai rupa, cangkul tergantikan pulpen yangg terselip dikantong kemeja agar terlihat berkarisma. 
Kaum pemuda dari berbagai jebolan perguruan tinggi ikut terlibat memproklamirkan diri sebagai satu diantara sekian ribu penyembah. 
Tujuan yang berbagai rupa, mulai dari memang real memajukan daerah, sampai mereka yang hanya ingin memalak kursi.
Di zaman sebelum indonesia gagah berdiri dan merah putih indah berkibar, pemuda adalah tongkat Revolusi yang membawa bangsa ini dalam sebuah kemerdekaan.
Mereka yang kemarin tertidur pulas kini terbangun menepuk pundak sebab ada maunya, jika benar kaum Tua dan Muda ingin memajukan desa,kota,dan bangsa, lalu kenapa Keramahan hanya datang pada moment tertentu saja?…
Penulis : Akmal.

Advertisements